Day 19-Renungan Amsal 31(Proverbs 31 Devotionals)

Proverbs 31:29


IBIS:"Ada banyak wanita yang baik," kata suaminya, "tetapi engkau yang paling baik dari mereka semua."

ITB:Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua.

CEV: "There are many good women, but you are the best."

MSG: "Many women have done wonderful things, but you've outclassed them all!"

AMP:"Many daughters have done virtuously, nobly, and well (with the strength of character that is steadfast in goodness), but you excel them all."

*)Pujian seperti apakah yang kita harapkan keluar dari mulut suami kita?

Apakah kita ingin suami yang tak pernah berhenti memuja kemolekan tubuh kita?

Banyak wanita yang stress berat pasca melahirkan karena bentuk tubuh yang tidak lagi proporsional. Mereka mulai khawatir dan mulai tidak tenang, mengapa? Sebab mereka meletakkan harga diri mereka di dalam penampilan dan tubuh yang indah. Memang ada beberapa wanita yang saya kenal, dimana sang suami menuntut istrinya harus menurunkan berat badan dan harus tetap ideal bentuk tubuhnya. Kasihan sekali wanita yang demikian, ia pastilah sulit untuk tidak meletakkan harga dirinya di penampilan, sebab suaminya menilainya demikian. Wanita seperti ini harus terus berdoa dan minta Tuhan yang memulihkan hatinya agar suaminya mampu melihat kecantikan rohaninya yang mengatasi kecantikan fisik. Namun saya bicara menurut dasar ayat 29 ini, pujian seperti apakah yang Firman Tuhan catat, yang keluar dari mulut suami sang wanita amsal 31? Suami sang wanita ini menilai kualitas “kebaikan” dalam karakter sang isteri. Di matanya, isterinya paling baik daripada semua wanita.

Suami sang wanita amsal 31 ini tidak memuji kecantikannya, ataukah kepandaiannya memasak, ataukah rajinnya ia mengurus anak-anak dan rumahnya, tidak!!! Ia meuji istrinya adalah yang terbaik dari semua wanita yang telah berbuat baik. Dalam bahasa aslinya (bahasa ibrani) kata terbaik adalah “alah” yang artinya to excel, be superior to (mengungguli, lebih baik dari…).

Mengapa wanita ini lebih baik dari wanita-wanita lain yang berbuat baik?

Jawabannya ada di ayat 12:

Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.

Wanita ini tidak pernah berbuat jahat kepada suaminya sepanjang umurnya, sehingga hati suaminya percaya kepadanya.

Stacy memberikan banyak contoh-contoh bagaimana berbuat baik kepada suaminya. Apakah kita berbuat baik pada suami kita sepanjang waktu? Apakah setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kita adalah sesuatu yang baik untuk suami kita?