Pendahuluan


Saya merenungkan Amsal 31 dalam saat teduh pribadi dan meditasi Firman Tuhan sejak bulan Maret 2008 lalu. Saya merasa dalam menjalankan peran sebagai istri dan ibu sangat banyak kekurangannya. Lewat renungan ini saya banyak ditegur dan diajar Tuhan tentang bagaimana menjadi wanita seperti yang Tuhan mau. Alkitab memberikan 21 ayat tuntunan hikmat bagi para wanita dalam kitab Amsal 31:10-31 (Proverbs 31:10-31).

Seri Pendalaman Alkitab ini saya terjemahkan atas seijin Stacy R Miller dari Proverbs 31 Devotionals, dengan beberapa tambahan dari spiritual journal saya.

Latar belakang

Kitab Amsal 31 ini ditulis oleh Lemuel, yang tak lain adalah Salomo, menurut penafsiran beberapa ahli Alkitab. Kita bisa lihat kutipan ayat 1 dari amsal 31 yang bunyinya:

Proverbs 31:1

ITB: Inilah perkataan Lemuel, raja Masa, yang diajarkan ibunya kepadanya.

IBIS: Inilah perkataan-perkataan yang diucapkan oleh ibunda Lemuel, raja Masa kepada anaknya,

KJV: The words of king Lemuel, the prophecy that his mother taught him

Kalau betul penafsiran tersebut, maka perkataan yang tercantum didalamnya adalah kumpulan nasihat yang diberikan oleh ibunda Salomo, yakni Bathsheba. Saya cukup kaget waktu mempelajari Amsal 31 dan menemukan fakta ini! Bagaimana mungkin, Bathsheba yang dikenal dengan kisah skandalnya dengan raja Daud, bisa menasehati anaknya sedemikian rupa? Nilai-nilai moral yang ditanamkan kepada anaknya kok tinggi sekali?

Jika betul penafsiran para ahli teologi tersebut, maka Tuhan pasti sudah mengubahkan hati Bathsheba. Sisi positifnya: jika Tuhan bisa mengubahkan hati Bathsheba, terlebih lagi dengan hati kita! Tuhan pun sanggup berperkara dengan hati kita!
Renungan harian ini dimulai dari ayat 10 dan saya upload bertahap tiap ayatnya.