day1-Amsal 31:10


Amsal 31:10(Proverbs 31:10)

ITB: Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata.

IBIS: Istri yang cakap sukar ditemukan; ia lebih berharga daripada intan berlian.

NKJV: Who can find a virtuous wife? For her worth is far above rubies.

NIV: A wife of noble character who can find? She is worth far more than rubies.

CEV: A truly good wife is the most precious treasure a man can find.

ASV: A worthy woman who can find? For her price is far above rubies AMP: A capable, intelligent, and virtuous woman-who is he who can find her? She is far more precious than jewels and her value is far above rubies or pearls.

MSG: A good woman is hard to find,and worth far more than diamonds.

NLT: Who can find a virtuous and capable wife? She is worth more than precious rubies.

Banyak wanita yang akan merasa malu hati dan minder sendiri saat membaca kehidupan si wanita bijak yang digambarkan dalam amsal 31 ini. Apalagi saya???

Rasanya jauh sekali deh dari deskripsi sang wanita ideal versi Alkitab!!!

Sebenarnya bagaimakah “cakap” menurut Firman Tuhan itu?

Oke, kita langsung masuk ke pembahasan oleh Stacy R Miller:

Akar kata

Kata ‘cakap’ dalam Amplified Bible,New King James Bible dan New Living translation memakai kata virtuous (saleh) yang mempunyai sinonim menurut kamus Webster decent atau modest.

Kata virtuous dalam bahasa Ibrani adalah Chayil yang mempunyai arti tentara yang pergi berperang. Sebagai seorang Kristen, kita pasti terlibat dalam peperangan rohani. Wanita amsal 31 adalah seorang tentara Allah yang bertempur setiap harinya diatas kedua lututnya, membela dan bersyafaat bagi keluarganya dalam doa.

Secara fisik, kita melihat wanita amsal 31 ini berpakaian anggun dan sopan, berhiaskan budi pekerti yang lemah lembut dan tenang.

Secara roh, kita melihat wanita amsal 31 ini berbajuzirah dan siap berperang.

Wanita ini bangun setiap paginya, dengan sadar mengenakan selengkap senjata Allah. Ia sadar bahwa peperangan yang sebenarnya adalah dalam roh. Terlalu sering kita mengijinkan emosi kita yang pegang kendali. Saat kita melakukan hal tersebut, kita jadi lupa bahwa peperangan kita adalah didalam roh. Kita malah berperang dengan suami, atau bahkan dengan anak kita sendiri! Sesungguhnya, iblislah yang telah merencanakan perseteruan dan memecah belah di dalam rumah tangga kita! Dan kita terhanyut dalam plot yang telah dibuatnya! Wanita Amsal 31 ini telah belajar bagaimana mengatasi taktik si iblis. Ia tahu bahwa Tuhan sudah menganugerahinya dengan emosi yang memungkinkannya untuk peka terhadap situasi disekitarnya. Ia harus senantiasa berjaga-jaga agar ia menjadi tuan atas emosinya, bukan menjadi budak dari emosinya sendiri.

Kata ‘cakap’ dalam new international version memakai kata noble yang artinya menurut kamus Webster adalah memiliki kualitas moral yang tinggi(having high moral qualities), punya harga diri/bermartabat(stately), menonjol(excellent) dan pantas dipuji.

Dia tidak pusing dengan penampilan luarnya, namun ia tahu bahwa yang penting adalah penampilan batiniahnya! Ia sangat memperhatikan penampilan batiniahnya, oleh sebab itulah maka Firman Tuhan menyebutnya sebagai isteri yang cakap, bukan istri yang cantik! Isteri yang ideal versi Firman Tuhan adalah isteri yang cakap----bukan isteri yang cantik.